2. Kelana Noah Mahessa
Kelana merupakan kakak kandung dari Luah, keduanya merupakan satu paket yang didatangkan Shin Tae-yong untuk dicoba di Timnas Indonesia U-19. Berbeda dengan Luah, Kelana merupakan pemain gelandang bertahan yang lahir pada 31 Januari 2001.
Kelana mengawali karier di akademi Koln FC. Kemudian pada 2017 Kelana hengkang ke Viktoria Koln U-17 dan akhirnya merapat ke Bonner SC U-19 setahun setelahnya.
Di Bonner SC karier Kelana mengalami peningkatan. Pada usianya yang masih 19 tahun, lelaki yang juga memiliki darah Bukittinggi, Sumatra Barat, dari kakeknya itu telah menembus tim utama. Saat ini Kelana bermain untuk tim kasta kelima Liga Jerman, Frechen 20.
Elkan Baggott merupakan pemain yang paling ditunggu-tunggu penampilannya untuk Timnas Indonesia. Elkan memang di Bangkok, Thailand, pada 23 Oktober 2002. Tapi dia memiliki darah Indonesia dari garis keturunan sang ibu. Sementara ayahnya, adalah laki-laki berkebangsaan Inggris.
Pesepakbola bertinggi badan 194 centimeter (cm) itu memulai karier sepakbolanya di Ipswich Town. Pemain yang kabarnya sempat dilirik Manchester United itu bergabung dengan klub tersebut setelah mendapat beasiswa selama dua tahun pada 2019. Baggott kemudian masuk dalam radar PSSI.