Karena hal ini, sulit sekali mencari jejak pemain Timnas Indonesia setelah Piala Dunia. Pasalnya, pemain Indonesia setelah tampil di Piala Dunia, singgah ke Belanda untuk melakukan pertandingan persahabatan. Namun, beberapa pemain ada yang menetap di Belanda dan ada juga yang pulang ke Indonesia.
3. Mendapat Sorotan dari Media Internasional
Pemain Timnas Indonesia pada Piala Dunia Prancis 1938 mendapat banyak sorotan. Hal ini memang tak mengherankan, mengingat Timnas Indonesia memiliki keunikan sendiri. Bahkan, Timnas Indonesia mendapat julukan ‘kurcaci’ akibat postur tubuh pemain Indonesia yang kalah tinggi dan besar dari pemain asing seperti Jerman, dan lainnya.
The Times, salah satu media terbitan London, meliput Timnas Indonesia pada Piala Dunia 1938. Pasalnya, Timnas Indonesia memiliki banyak keunikan, mulai dari profesi pemain yang beragam, etnis yang juga beragam, dan tentu saja performa Timnas Indonesia dalam pertandingan kala itu.
4. Tampil Memukau Meski Kalah
Timnas Indonesia langsung melawan Hungaria di babak 16 besar Piala Dunia edisi ketiga itu. Saat itu, kompetisi dilakukan dengan sistem gugur. Maka, yang kalah pun akan gugur dalam pertandingan.
Saat bertanding, Timnas Indonesia dan Hungaria saling adu performa. Namun, pada pertandingan babak pertama, Indonesia tidak bisa mengembangkan permainan. Hingga bola pun melambung bebas ke dalam gawang Indonesia.
Namun, pada babak kedua, Indonesia meningkatkan performa permainannya. Saat itu, Indonesia bermain terbuka dan melakukan perlawanan. Serangan-serangan mulai dilayangkan oleh Timnas Indonesia. Namun sayang, tak berhasil juga. Hingga akhirnya, Indonesia harus menelan kekalahan telak, 6-0 atas pertandingannya bersama Hungaria. Meskipun begitu, permainan Indonesia pada Piala Dunia 1938 patut mendapatkan apresiasi.
Inilah deretan fakta hebat Timnas Indonesia 1938 di Piala Dunia. Kehebatan yang ada memang cukup menarik perhatian beberapa pihak. Semoga kehebatan ini bisa terus mengalir dalam sepak bola Indonesia.