Di mana, skor telak tersebut memang pernah didapat Skuad Garuda pada tahun 1968 silam. Tepatnya ketika kedua kesebelasan bersua di gelaran Turnamen Merdeka.
“Dont forget this, we believe it will happen again,” tulis koreografi yang berada di tribune selatan.
Tapi para pemain Jepang tetap santai. Bahkan sedari awal para pemain Samurai Blue seperti Takefusa Kubo justru menantikan teror menakutkan dari fans Garuda.
2. Ketenangan
Timnas Indonesia bermain dengan skema bertahan 3-5-2. Jepang yang mendominasi permainan dipaksa sabar membongkar pertahanan Garuda.
Tim asuhan Hajime Moriyasu itu terlihat tenang mengalirkan bola dari kaki ke kaki. Terbukti gol pertama hingga keempat Jepang hadir berkat proses berkelas.