Emil Audero menegaskan pentingnya fokus penuh pada pertandingan terakhir tersebut. Dia menilai kemenangan di Udinese harus menjadi modal mental, bukan akhir dari perjuangan.
"Kegembiraan hari ini adalah kegembiraan yang campur aduk. Kita harus melihat sisi positifnya karena kita memainkan pertandingan yang hebat dan berat. Segala sesuatunya berjalan buruk bagi kita, tetapi kita tidak bisa mengendalikannya. Apa yang bisa kita kendalikan, kita kendalikan. Kita menang dengan bermain sebaik mungkin," tutur Emil Audero di laman resmi Cremonese.
Dia juga menekankan pentingnya menjaga semangat hingga laga terakhir musim ini. Menurut dia, konsentrasi penuh menjadi kunci utama untuk bertahan di Serie A.
"Sekarang kita harus mengerahkan seluruh kemampuan kita di pertandingan terakhir, terutama fokus pada diri kita sendiri. Yang terpenting adalah memainkan pertandingan dengan keinginan dan semangat kompetitif yang tinggi. Como memiliki kualitas, tetapi kita harus melakukan bagian kita," tandas mantan kiper Juventus dan Inter Milan itu.
Emil Audero menjalani musim sebagai pemain pinjaman dari Como dan langsung menjadi andalan Cremonese sejak awal kompetisi. Meski sempat mengalami cedera, dia tetap dipercaya tampil reguler.
Sepanjang musim, dia mencatat 33 penampilan dengan 46 kali kebobolan. Selain itu, dia juga berhasil menggagalkan dua dari lima penalti lawan yang dihadapinya.
Catatan lain menunjukkan Emil Audero tiga kali masuk dalam Best XI Serie A musim ini. Meski performanya menonjol, nasib Cremonese masih harus ditentukan di laga penentu yang akan datang.