Asrama federasi sepak bola Nepal (ANFA) dinilai tidak memiliki fasilitas yang layak. Al-Mutairi kemudian malah mengusir para pemainnya yang tidak mau menginap di asrama federasi.
“Kami ingin mengadakan diskusi dengan pelatih, tetapi dia tidak mendengarkan, ANFA juga tidak, dan itulah mengapa kami harus pergi, kami sebenarnya tidak mau, tetapi kami tidak diperlakukan dengan baik,” sambung pernyataan tersebut.
“Dia (Al-Mutairi) mengatakan bahwa kami memulai perang, tetapi dia akan mengakhirinya,” tuturnya.