Meski demikian, Zarco tetap menempatkan Marquez sebagai favorit juara dunia MotoGP 2026. Menurutnya, kemampuan pembalap Ducati itu masih di atas rata-rata, asalkan tidak terganggu masalah cedera lama di lengan kanan.
“Namun saya juga melihat Marc Marquez memiliki keunggulan lebih besar dari yang lain. Bagi saya, Marc akan menjadi juara dunia, kecuali jika bahunya kembali bermasalah. Jika itu terjadi, maka pertarungan akan terjadi antara Alex Marquez dan Bezzecchi,” tambah Zarco.
Zarco juga menyoroti potensi kejutan dari pembalap lain. Francesco Bagnaia tetap diperhitungkan, tetapi Alex Marquez dari Gresini Racing dianggap bisa menghadirkan dinamika baru dalam persaingan gelar.
“Francesco Bagnaia juga pasti akan berada di sana. Tapi jika kita berbicara tentang kejutan, saya punya dua nama: Pecco tidak bisa dianggap kejutan, tetapi Alex Marquez bisa,” kata Zarco.
Dengan hasil awal musim ini, persaingan MotoGP 2026 diprediksi ketat, terutama antara Marquez, Bezzecchi, dan Alex Marquez. Setiap balapan menjadi krusial, mengingat cedera dan konsistensi akan menentukan peluang juara dunia.
Zarco menekankan pentingnya fokus pada setiap balapan. Bagi dia, pengalaman dan kesiapan fisik Marquez tetap menjadi faktor penentu utama, sementara Bezzecchi dan Alex Marquez bisa memanfaatkan peluang jika ada kendala pada juara bertahan.