Petenis cantik berusia 29 tahun itu menangis usai pertandingan saat diwawancarai dan viral di media sosial.
“Saya sangat senang dengan kemenangan ini, namun akhir-akhir ini saya tidak begitu bahagia. Situasi di dunia tidak membuat saya bahagia,” kata tiga kali finalis Grand Slam itu sambil menahan tangis dikutip dari The Guardian, Jumat (3/11/2023).
"Jadi saya merasa… saya minta maaf,” tutur Jabeur sambil mengambil waktu sejenak untuk mendapatkan kembali ketenangannya.
Dia berencana untuk menyumbangkan sebagian hadiah WTA Finals 2023 untuk rakyat Palestina. Dia benar-benar tak tega melihat banyaknya anak-anak bahkan bayi Palestina yang jadi korban jiwa.
“Sangat sulit melihat anak-anak dan bayi meninggal setiap hari. Ini memilukan. Saya telah memutuskan untuk menyumbangkan sebagian dari hadiah uang saya untuk membantu orang-orang Palestina. Saya tidak bisa senang dengan kemenangan ini," ujarnya.