Sementara Vettel malah kedodoran penampilannya. Dia bertabrakan dengan rekan setimnya, Kimi Raikkonen, di Singapura dan tersingkir pada lap pembukaan, kemudian mengalami kegagalan mesin saat kualifikasi di Malaysia yang membuat dia harus memulai lomba dari posisi terakhir di grid.
Beruntung saat itu Vettel mampu berjuang untuk finis di peringkat keempat. Namun di Jepang dia harus menepi karena permasalahan pada busi mobil. “Kami masih berada di sini (persaingan), peluang-peluang kami lebih kecil daripada yang mereka miliki beberapa balapan silam. Masih ada peluang. Kami akan mengupayakannya,” tutur juara dunia empat kali tersebut.
“Kami perlu tetap fokus. Kami memiliki mobil yang hebat. Kami memiliki paket untuk memenangi beberapa balapan terakhir. Sebagaimana yang telah terjadi, kami tidak melakukannya. Namun itu tidak berarti kami tidak memiliki peluang untuk memenangi balapan-balapan selanjutnya,” tegasnya.
Pernyataan Vettel diamini Hamilton. Meski ada di pole position dalam perburuan gelar musim ini, dia menilai spekulasi tentang kemungkinan dirinya meraih kampiun di Austin, Texas, seperti yang dilakukannya dua tahun silam, merupakan hal yang dibesar-besarkan.
“Saya pikir pembicaraan mengenai memenangi kejuaraan pada akhir pekan ini benar-benar konyol. Anda tidak dapat berharap mereka kembali menjalani akhir pekan yang sulit,” ujar Hamilton