Dalam keterangannya, Veda mengakui balapan berjalan sulit sejak awal karena persaingan yang sangat agresif.
“Balapan hari ini cukup sulit bagi saya karena sejak awal banyak pertarungan agresif di grup, sehingga tidak mudah mengontrol situasi. Namun setelah itu saya mulai menemukan ritme, menyalip beberapa pebalap, dan mulai mendekati grup depan,” kata Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Senin (30/3/2026).
Veda menjelaskan momen krusial yang membuatnya kehilangan kendali terjadi saat dia sudah merasa percaya diri dengan performanya di lintasan.
“Saat itu saya merasa sangat nyaman dengan motor dan percaya diri bisa bertahan di sana serta bersaing. Sayangnya, saya melakukan kesalahan yang mengakhiri balapan. Saya sedikit melebar, lalu membuka gas terlalu agresif saat motor masih miring, sehingga kehilangan kendali,” ungkap Veda.
Kesalahan tersebut terjadi di sektor 2 COTA, salah satu bagian teknis yang menuntut presisi tinggi. Kondisi itu membuat dia mengalami selip dan akhirnya terjatuh.