Tumbang di Tangan Wakil Taiwan, Hendra/Ahsan Gagal ke Final Olimpiade 2020

Rivan Nasri Rachman
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal melaju ke final bulu tangkis nomor ganda putra Olimpiade Tokyo 2020. The Daddies kalah dari wakil Taiwan Lee/Wang. (foto: REUTERS)

Lee/Wang tak memberikan poin sama sekali kepada Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan hingga pada akhirnya membuat skor 8-17. Enam poin secara beruntun benar-benar membuat Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tertinggal jauh.

Dengan cepat, Lee/Wang lantas menutup gim pertama dan membuat Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan kalah 11-21 dalam waktu 13 menit saja. Permainan cepat yang diperlihatkan Lee/Wang benar-benar merepotkan The Daddies.

Memasuki gim kedua, persaingan sengit langsung diperlihatkan Lee/Wang. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan lagi-lagi kesulitan mengatasi permainan cepat pasangan ganda putra Taiwan tersebut.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sebenarnya sudah berusaha membuat tempo permainan sedikti lebih pelan. Namun, Lee/Wang benar-benar tak membiarkan tempo menjadi pelan dan terus melepaskan serangan bertubi-tubi.

Alhasil, pada interval di gim kedua kali ini Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan lagi-lagi tertinggal dengan skor 6-11. Lee/Wang terus menekan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sehingga ganda putra peringkat kedua dunia itu tak bisa mengeluarkan permainan terbaik mereka.

Serangan bertubi Lee/Wang membuat skor dengan cepat menjadi 9-15 untuk tertinggalnya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Perlahan namun pasti, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pun semakin tertinggal jauh dan akhirnya kalah dengan skor 10-21.

Dengan hasil tersebut, maka Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal ke final, yang berarti tak bisa menyumbangkan medali emas atau perak untuk Indonesia. Namun, mereka masih berpeluang menyumbang medali perunggu saat menghadapi pasangan yang kalah di semifinal lainnya.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Bukti Konsistensi Pembinaan Atlet Muda

57 tahun lalu

Usai Pensiun, Ini Kehidupan Baru Viktor Axelsen yang Bikin Terkejut!

57 tahun lalu

Purwokerto Menggila! 480 Anak SD Ramaikan SenengMinton 2026, Awal Regenerasi Atlet Nasional

57 tahun lalu

An Se-young Raih Penghargaan usai Bongkar Korupsi Bulu Tangkis Korea

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal