Rins memang mulai mendekati performa rekan setimnya, Fabio Quartararo, pada awal musim. Namun, posisi Yamaha di klasemen masih tertinggal jauh di urutan bawah.
Situasi tersebut membuat peluang Rins bertahan di MotoGP semakin tipis. Persaingan ketat di grid membuat tim lebih memilih pembalap yang sedang naik daun.
Padahal, Rins memiliki catatan gemilang saat membela Suzuki. Dalam enam musim, dia mencatat lima kemenangan dan menjadi salah satu pembalap paling sukses tim tersebut.
Kini, dengan tekanan performa dan rumor pergantian pembalap, akhir karier Rins di MotoGP tampak semakin dekat dan sulit dihindari.