Selain soal teknik, Toprak juga mulai beradaptasi dengan penggunaan rem karbon yang sebelumnya tidak familiar baginya. Proses ini dinilai sebagai langkah penting untuk meningkatkan performanya di kelas utama.
Borsoi optimistis perkembangan cepat tersebut menjadi sinyal positif. Dia memperkirakan Toprak bisa tampil kompetitif saat musim berjalan.
"Oleh karena itu, masuk akal untuk berpikir bahwa jika ini adalah pendekatannya dalam dua hari, saya rasa pada pertengahan musim dia bisa menjadi pembalap yang kompetitif," tutur Borsoi.
Manajer Pramac Racing itu juga mengaku terkejut dengan sikap sang pembalap selama proses adaptasi.
"Saya terkejut dengan pendekatannya; dia mudah diajak bekerja sama, dia memiliki bakat yang cukup besar yang sekarang perlu diasah," pungkasnya.
Dalam waktu dekat, Toprak akan kembali menjalani tes pramusim di Sirkuit Buriram, Thailand pada 21-22 Februari 2026. Setelah itu, dia dijadwalkan menjalani debut balap MotoGP pada seri Thailand awal Maret 2026.