Singapura menjadi lawan terakhir pada 15 Desember 2025 pukul 14.00 WIB. Jadwal ini membuat Indonesia hanya memiliki waktu recovery kurang dari 24 jam dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Meski jadwal tersebut berat, Rivaldo menegaskan Timnas Basket Putra Indonesia tidak akan terjebak dalam tekanan. Dia menyebut seluruh skema latihan memang disusun untuk menghadapi tantangan ekstrem seperti yang akan mereka hadapi di Thailand.
“Jadwal yang padat bukan hal baru bagi kami, karena sejak awal kami sudah merancang program persiapan untuk menghadapi skenario seperti ini,” ujarnya.
Salah satu langkah persiapan penting adalah simulasi jadwal padat selama sesi latihan di Jakarta serta rangkaian try out di Australia belum lama ini. Tim menjalani beberapa gim dalam waktu singkat untuk memastikan fisik dan mental pemain terlatih menghadapi kalender kompetisi yang mepet.
“Selama try out di Australia, tim juga sudah menjalani rangkaian pertandingan dan sesi latihan dengan jadwal yang sangat padat,” ucap Rivaldo.