Selain faktor performa, Ruben Xaus juga menyoroti masalah adaptasi terhadap motor Ducati Desmosedici GP26. Dia menilai motor tersebut sudah mengalami evolusi, tetapi belum sepenuhnya cocok dengan gaya balap Marc Marquez.
“Yang dikatakan Ricard Jove adalah Ducati mengalami stagnasi, atau mungkin tidak, tetapi mungkin tahun lalu Marc lebih mampu memaksimalkan potensinya daripada motornya,” ujarnya.
Menurutnya, perubahan pada motor justru membuat Marc Marquez kesulitan mengeluarkan performa terbaiknya. Hal ini menjadi tantangan besar di awal musim.
“Saat ini motor tersebut telah berevolusi ke arah yang tidak lagi mampu ia maksimalkan,” katanya.
Kondisi ini membuat langkah Marc Marquez mempertahankan gelar semakin berat. Dia harus segera menemukan solusi untuk kembali bersaing di papan atas.
MotoGP 2026 akan berlanjut ke seri keempat di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 24-26 April 2026. Balapan tersebut menjadi kesempatan penting bagi Marc Marquez untuk memperbaiki performa.
Jika hasil positif belum diraih, tekanan terhadapnya dipastikan semakin meningkat. Start buruk di awal musim bisa menjadi faktor penentu dalam perebutan gelar MotoGP 2026.