Nikolaus Joaquin mengatakan dia dan Raymond Indra sebenarnya memiliki keyakinan untuk menembus final. Namun pasangan Korea Selatan tampil lebih siap sepanjang pertandingan.
“Pada awalnya kami berpikir sama-sama di lapangan, sama-sama punya kesempatan untuk menang, hanya tergantung siapa yang lebih siap. Dan hari ini kami mengakui kekalahan kami, mereka lebih siap,” kata Joaquin.
Nikolaus Joaquin juga merasa mendapat banyak pelajaran saat menghadapi pasangan peringkat satu dunia tersebut. Dia menilai konsistensi permainan Kim Won Ho/Seo Seung Jae terlihat sejak awal hingga akhir pertandingan.
“Melawan peringkat satu dunia kami banyak mendapat pelajaran. Mereka dari pemanasan saja auranya sudah berbeda. Puji Tuhan senang bisa kesampaian melawan mereka. Kim/Seo dengan kekonsistenannya benar-benar stabil dari awal sampai akhir. Kami akan mencoba meniru seperti mereka supaya bisa lebih baik ke depan,” ujarnya.