Taufik Hidayat Murka Dugaan Pelecehan Seksual di Pelatnas Panjat Tebing, Minta Sanksi Tegas

Cikal Bintang Raissatria
Wakil Ketua Umum PP PBSI, Taufik Hidayat. (Foto: IG @taufikhidayatofficial)

JAKARTA, iNews.id – Wakil Ketua Umum I Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Taufik Hidayat mengecam keras dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Pelatnas panjat tebing Indonesia.

Taufik Hidayat menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap dugaan pelecehan dan kekerasan seksual yang melibatkan pelatih terhadap sejumlah atlet. Kasus tersebut menjadi perhatian besar karena terjadi di lingkungan pelatihan nasional.

Dia menilai tindakan pelecehan seksual merusak nilai-nilai utama dalam dunia olahraga. Selain itu, tindakan tersebut juga mencederai integritas olahraga yang seharusnya menjunjung tinggi rasa aman dan profesionalitas.

Taufik Hidayat yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga mendorong penegakan sanksi tegas terhadap pelaku jika terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami menyampaikan keprihatinan dan mengecam keras segala bentuk pelecehan seksual yang terjadi di dunia olahraga. Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apapun. Sanksi harus tegas,” kata Taufik Hidayat dikutip dari rilis resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Rabu (4/3/2026).

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Indonesia Open 2026 Sediakan Hadiah Rp25 Miliar, Bintang Top Dunia Siap Tempur

57 tahun lalu

Misi Besar Jonatan Christie usai Hajar Magnus Johannesen di Malaysia Masters 2026, Bukan Sekadar Kejar Gelar

57 tahun lalu

Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Komisi X DPR Desak Kemenpora Panggil PSSI: Kerusuhan Liga Indonesia Tak Boleh Terulang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal