“Saya di sini menjadi anggota termuda dan rasanya excited. Tidak mau dijadikan beban dan mau mencoba enjoy,” tuturnya.
Persiapan kedua pemain tidak lepas dari dukungan para senior di tim. Mereka mengaku mendapat dorongan penuh yang membuat adaptasi berjalan lebih cepat.
Thalita menilai suasana tim sangat kondusif dan komunikasi berjalan baik tanpa adanya jarak antar pemain.
“Pasti kakak-kakak saya ngasih support penuh buat saya, apapun itu saya terus didukung. Kami juga terus membaur, menyatu komunikasi dan chemistry-nya dan tidak ada gap,” jelasnya.
Dhinda menambahkan interaksi antar pemain terjalin setiap hari melalui diskusi dan berbagi pengalaman.