Soal Kecelakaan Maut di GP Bahrain, Tim Medis F1: Telat 5 Detik Nasib Grosjean Bisa Beda

Djanti Virantika
Pembalap tim Haas, Romain Grosjean, dibantu tim medis regu penolong usai mengalami kecelakaan pada Formula 1 Grand Prix (GP) Bahrain, Minggu (29/11/2020). (Foto: REUTERS)

Setelah kejadian, Grosjean langsung menjalani perawatan di rumah sakit. Dia tampak mengalami luka pada bagian kedua tangannya hingga perban membalut seluruh bagian telapaknya.

"Rasanya seperti berada di dalam oven, merah dan terbakar. Saya melihat Grosjean yang sudah mulai keluar dan saya bertanya-tanya bagaimana dia melakukannya,” ucap Roberts, dikutip dari Tutto Motori Web, Selasa (1/12/2020).

“Untungnya, tim pemadam kebakaran tiba dengan cepat dan melemahkan apinya sehingga kami dapat membantu Romain Grosjean memanjat pagar,” ujarnya lagi.

“Waktu yang sangat singkat, tetapi cukup untuk memungkinkan pembalap datang ke arah kami. Jika kami tiba lima detik kemudian atau menghabiskan lima detik lagi untuk memutuskan bagaimana menyelamatkannya, nasib Grosjean bisa saja menjadi sangat berbeda,” Roberts menjelaskan.

Pihak F1 langsung menyoroti mendalam kasus kecelakaan yang dialami Grosjean. Terlebih, balapan seri berikutnya diketahui akan kembali digelar di sirkuit yang sama.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Unjuk Teknologi, BYD Siap Tantang Ferrari dan McLaren di Formula 1

57 tahun lalu

Kenapa Sirkuit Mandalika Belum Layak Gelar F1? Begini Penjelasannya

57 tahun lalu

Perang Timur Tengah, Balap F1 di Bahrain dan Arab Saudi Dibatalkan

57 tahun lalu

Krisis Timur Tengah Mengancam Kalender F1 2026: GP Bahrain dan Arab Saudi Bisa Batal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal