“Jadi, hari ini (kemarin) saya sedikit gugup di pagi hari. Lalu, saya bilang kepada Gino [Borsoi, bos tim], ‘Saya akan melakukannya’. Maksud saya, saya tidak ingin hanya finis kedua atau ketiga. Saya ingin menang. Jika Pecco lebih kuat, dia akan menang. Jika tidak, dia tidak akan menang,” ucapnya.
“Jadi, besok sedikit sama, coba lakukan yang terbaik. Jika Pecco jauh lebih kuat, itu tidak masalah. Tapi saya akan memberikan yang terbaik dan itu satu-satunya cara agar saya bisa tetap fokus 100 persen adalah memberikan yang terbaik. Jadi, saya akan mencoba melakukan itu,” katanya.
Gelar juara dunia ada di depan mata Martin. Martinator saat ini unggul 29 angka atas Bagnaia. Dia hanya butuh mendapat sembilan poin lebih banyak dari Bagnaia pada balapan utama MotoGP Malaysia 2024 yang akan berlangsung nanti siang.
Martin memprediksi kalau Bagnaia akan mengambil banyak risiko pada balapan nanti. Namun, Martinator menegaskan siap untuk meredam murid Valentino Rossi itu.
Dia mengusung target minimal untuk dapat finis posisi dua yang sekaligus akan membuatnya keluar sebagai juara dunia MotoGP 2024.
“Saya pikir Pecco akan mengambil banyak resiko untuk menang, jadi mengalahkannya dalam kondisi seperti ini sangat sulit. Dia tidak punya apa-apa untuk kehilangan sekarang, jadi itu semua atau tidak sama sekali. Saya akan mencoba yang terbaik,” ucapnya.
“Saya pikir kami sedikit lebih unggul dari yang lain, jadi dalam kasus terburuk saya akan mencoba finis kedua. Dan nanti kita akan lihat ke depannya,” ujarnya.