Selangkah Lagi Juara, Jorge Martin Tak Ingin Terlalu Berhati-hati pada MotoGP Malaysia 2024

Andika Rachmansyah
Pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin. (Foto: Instagram @89jorgemartin)

“Jadi, hari ini (kemarin) saya sedikit gugup di pagi hari. Lalu, saya bilang kepada Gino [Borsoi, bos tim], ‘Saya akan melakukannya’. Maksud saya, saya tidak ingin hanya finis kedua atau ketiga. Saya ingin menang. Jika Pecco lebih kuat, dia akan menang. Jika tidak, dia tidak akan menang,” ucapnya.

“Jadi, besok sedikit sama, coba lakukan yang terbaik. Jika Pecco jauh lebih kuat, itu tidak masalah. Tapi saya akan memberikan yang terbaik dan itu satu-satunya cara agar saya bisa tetap fokus 100 persen adalah memberikan yang terbaik. Jadi, saya akan mencoba melakukan itu,” katanya.

Gelar juara dunia ada di depan mata Martin. Martinator saat ini unggul 29 angka atas Bagnaia. Dia hanya butuh mendapat sembilan poin lebih banyak dari Bagnaia pada balapan utama MotoGP Malaysia 2024 yang akan berlangsung nanti siang.

Martin memprediksi kalau Bagnaia akan mengambil banyak risiko pada balapan nanti. Namun, Martinator menegaskan siap untuk meredam murid Valentino Rossi itu. 

Dia mengusung target minimal untuk dapat finis posisi dua yang sekaligus akan membuatnya keluar sebagai juara dunia MotoGP 2024.

“Saya pikir Pecco akan mengambil banyak resiko untuk menang, jadi mengalahkannya dalam kondisi seperti ini sangat sulit. Dia tidak punya apa-apa untuk kehilangan sekarang, jadi itu semua atau tidak sama sekali. Saya akan mencoba yang terbaik,” ucapnya.  

“Saya pikir kami sedikit lebih unggul dari yang lain, jadi dalam kasus terburuk saya akan mencoba finis kedua. Dan nanti kita akan lihat ke depannya,” ujarnya. 

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jorge Martin Sabet Pole Position MotoGP Belanda 2026, Marc Marquez Terlempar ke Posisi Ketujuh

57 tahun lalu

Gabung Aprilia 2027, Francesco Bagnaia Pantang Setengah Hati Bela Ducati di MotoGP 2026

57 tahun lalu

Resmi! Francesco Bagnaia Gabung Aprilia, Rivola Bicara Era Baru MotoGP Italia

57 tahun lalu

Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Rekor 31 Kemenangan Jadi Warisan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal