Yogo menyebut bahwa dirinya menahan rasa sakit sepanjang babak final. Namun, dia mengesampingkan penderitaannya demi menyabet medali emas untuk Tim Merah-Putih.
“Saya berlomba melawan rasa sakit di paha kaki kiri dan kaki kanan, tapi saya tahan rasa sakit itu sepanjang lomba supaya bisa meraih emas bagi Indonesia,” jelas peraih medali perunggu Paralimpiade Tokyo 2020 itu.
Selepas melewati garis finis, Yogo memang langsung mendapatkan perawatan dari tim medis. Sebab, kakinya mengalami kram dan dia mengeluh sakit pada paha kirinya.
Tentunya Yogo diharapkan segera bisa pulih kembali. Pasalnya, dia masih masih harus melanjutkan perjuangan, dengan turun di nomor 100 dan 200 meter T27 putra di APG 2022.