"Cuma nanti dilihat juga kesiapannya pas di sana. Jadi kan mungkin sekarang dicoba partner ini enak, tapi pas di sana (Denmark) masih kurang klop kan bisa juga. Tergantung kebutuhan tim juga," tambahnya.
Selama persiapan, berbagai kombinasi telah dicoba secara intens. Reza dipasangkan dengan Fikri, Sabar dengan Joaquin, serta Fajar dengan Raymond. Langkah ini dilakukan untuk mengukur chemistry dan kesiapan masing-masing pemain dalam berbagai situasi pertandingan.
"Selama ini diputar-putar semua sih. Jadi kayak di latihan Reza sama Fikri. Sabar sama Joaquin. Terus Fajar sama Raymond. Jadi semuanya kita coba-coba sih," lanjut Hendra.
Selain faktor strategi, kondisi fisik pemain juga jadi pertimbangan utama. Hendra mengakui rotasi pasangan penting untuk mengantisipasi risiko cedera yang bisa terjadi kapan saja di tengah turnamen padat.
"Saya juga nanya-nanya ke Ko Anton juga kan harus siap-siap lah intinya. Ya takutnya kan ada cedera juga salah satu, ya harus disiasatin," imbuhnya.