Rahmat Erwin Abdullah, peraih emas SEA Games 2025 kelas 88kg, akan bertanding di nomor 85kg.
“Jadi khusus di LA 2028 ini akan ada nomor 75 kg dan 85 kg. Sehingga dua atlet terbaik kita ini bisa dipecah. Jadi ada yang tanding di 75 kg, ada yang tanding di 85kg,” jelas Okto.
“Dan ternyata di SEA Games kemarin di Thailand, Rizki tanding di 79 kg dan Rahmat tanding di 88 kg, dua-duanya dapat emas,” tambahnya lagi.
Meski sudah dipastikan tampil di kelas berbeda, Okto menegaskan bahwa penilaian peluang medali akan dilakukan lebih lanjut berdasarkan prestasi di Asian Games 2026 yang digelar di Nagoya, Jepang.
“Ukuran ini harus kita pastikan lagi nanti pada saat di Asian Games Nagoya. Asian Games Nagoya sudah kurang dari satu tahun. Jadi bulan September 2026 Indonesia akan kembali mengikuti multi event yaitu Asian Games Nagoya di Jepang. Karena dari sana kita bisa mengukur peluang,” tandas Okto.
Dengan keputusan ini, publik Indonesia berhak berharap dua medali emas dari angkat besi di Olimpiade LA 2028, membuka peluang sejarah baru bagi kontingen Merah Putih di pentas dunia.