Keputusan darurat tersebut justru berbuah manis. Di bawah arahan Toiran, Timnas Voli Indonesia mencatat prestasi yang belum pernah diraih sebelumnya di level Asia, memicu kepercayaan penuh federasi.
PBVSI menilai pendekatan kepelatihan Toiran efektif, disiplin, dan sesuai dengan karakter pemain Indonesia. Faktor itu menjadi dasar kuat memperpanjang kontrak pelatih kelahiran 31 Oktober 1984 tersebut.
Dengan penetapan ini, Toiran diproyeksikan memimpin Timnas Voli Indonesia di SEA V League 2026 hingga Asian Games 2026, sekaligus membangun kesinambungan prestasi jangka panjang.