“Kita berharap gerakan Ayo Berenang yang dicanangkan oleh Aquatic Indonesia itu bisa sukses ya, menularkan virus senang renang ke seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Harlin, kemarin.
Dia menekankan nilai inklusivitas olahraga air.
“Renang ini membuktikan bahwa renang adalah olahraga segala umur. Umur tidak berpengaruh, semua semangatnya sama,” tambahnya.
Selain agenda tahunan, Nika Kalila Masters Swimming Championship 2026 juga berfungsi sebagai ajang pemanasan penting bagi atlet masters nasional menjelang Southeast Asia Masters Swimming Championship 2026.
Kejuaraan tingkat Asia Tenggara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14–18 Oktober di Gelora Bung Karno, Jakarta. Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah dan berencana mengundang atlet masters dari negara ASEAN hingga luar kawasan.
Antusiasme peserta terlihat jelas, termasuk pada kategori usia senior. Ketua Panitia, Rara Nastiti, mengapresiasi kelancaran pelaksanaan lomba.
“Oke, alhamdulillah cukup lancar. Kategori usia dibagi per lima tahun, mulai dari 25 tahun hingga yang tertua di atas 85 tahun,” katanya.
Daya tarik kejuaraan semakin kuat dengan kehadiran atlet nasional seperti I Gede Siman Sudartawa, Gagarin Nathaniel, dan Joe Aditya. Ke depan, Nika Kalila Masters Swimming Championship dipastikan terus digelar setiap Mei sebagai penguat ekosistem renang masters Indonesia.