Isyarat dengan menunjukkan jari jempol biasanya dipakai pemain untuk melakukan servis kecil di bagian tengah lapangan lawan. Kode ini biasanya disampaikan lewat punggung untuk memberitahu rekan di belakangnya dan agar tidak dibaca lawan.
Dengan memberikan kode ini, pasangan dapat bersiap mengantisipasi pengembalian bola dari lawan. Ini penting untuk menentukan pola serangan dan menambah pundi-pundi poin.
Berikutnya, ada kode jari telunjuk umumnya dipakai untuk memberi isyarat kepada pasangan bahwa pemain akan melakukan servis panjang ke belakang.
Kendati demikian, beberapa pemain juga memakai kode ini untuk melakukan servis pendek. Ini tergantung dari kesepakatan dari pemain. Oleh karena itu, jangan sampai mudah terkecoh.
Selanjutnya, ada kode jari telunjuk dan jari tengah. Isyarat ini pada umumnya bisa diartikan bahwa pemain akan melakukan servis panjang.