Aoki menilai catatan waktu Marquez pada awal pramusim memang belum sepenuhnya maksimal. Faktor pemulihan cedera menjadi salah satu penyebabnya.
"Dia finis keempat dalam tiga hari pengujian. Akan tetapi, cara dia menjalani program dengan tenang dan damai sungguh luar biasa," ucapnya.
"Itu benar-benar mengesankan," tambahnya.
Komentar tersebut memperlihatkan Marquez tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga proses pengembangan motor dan konsistensi performa. Pendekatan tenang menjadi modal penting menghadapi persaingan ketat MotoGP 2026.
Sebagai informasi, rangkaian pramusim belum selesai. Para pembalap akan melanjutkan sesi pengujian di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 21-22 Februari 2026.
Sesi di Buriram akan menjadi penentu kesiapan akhir sebelum musim resmi dimulai. Jika tren peningkatan terus berlanjut, Marc Marquez berpotensi kembali menjadi kandidat kuat dalam perebutan gelar juara dunia.
Performa di Sepang menjadi sinyal awal. Kini publik menunggu apakah ancaman yang disebut Aoki benar-benar terwujud saat lampu start MotoGP 2026 resmi menyala.