Setelahnya di Malaysia Super Series Premier 2016, dia tidak ikut serta karena kedapatan terlibat dalam kasus perjudian ilegal. Momota mengaku pergi ke kasino di Tokyo untuk berjudi.
Dia kembali bertanding dalam babak kualifikasi Piala Thomas 2018. Di tahun yang sama, Momota meraih medali perunggu dalam cabang tunggal putra Asian Games 2018 dan menjadi juara Bulu Tangkis Asia.
Atlet 27 tahun itu menjadi pemain tunggal putra Jepang pertama yang mendapat peringkat 1 dunia dalam Badminton World Federation (BWF).
Pada tahun 2019 dia berhasil menggaet sebelas gelar seperti kejuaraan dunia, All England, dan Kejuaraan Asia. Itu menjadi tahun tersuksesnya sepanjang karier sejauh ini.
Namun kini performa Momota tengah menurun usai bisa berbicara banyak di All England 2022 dan German Open 2022. Dia juga kini berada di peringkat kedua ranking BWF di bawah Viktor Axelsen.