Profil Biodata Greysia Polii, Pencatat Sejarah Baru bagi Bulu Tangkis Indonesia

Kezia Veronica Corne
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii semakin diidolakan fans bulu tangkis setelah meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.  (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id – Profil biodata Greysia Polii banyak dicari setelah dia berhasil meraih medali emas cabang olahraga bulu tangkis ganda putri di Olimpiade Tokyo 2020. Selain medali emas Olimpiade, pemilik panggilan Greys ini juga sudah banyak meraih sejumlah gelar di ajang bulu tangkis internasional.

Greysia Polii merupakan salah satu atlet ganda putri olahraga cabang bulu tangkis Indonesia. Kemenangannya di Olimpiade Tokyo 2020 lalu bersama pasangannya Apriyani Rahayu menjadi sejarah baru bagi Indonesia khususnya cabang olahraga bulu tangkis. Momentum keberhasilannya di ajang Olimpiade menjadi hadiah yang pas untuk ulang tahun Indonesia ke-76.

Sempat terpuruk pada Olimpiade London 2012, Greysia tidak menyerah dan menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran berharga baginya. Hasilnya di Olimpiade Tokyo 2020 dia menyegel medali emas. Bersama Apriyani Rahayu, dia kini menyandang predikat ganda putri Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang meraih medali emas Olimpiade. Sejak kemenangannya inilah profil Greysia Polii semakin banyak dicari penggemar.

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu memamerkan medali emas seusai melakoni final ganda putri dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Sport Plaza, Senin (2/8/2021). (Foto: REUTERS/Leonhard Foeger)

Berikut profil biodata Greysia Polii yang sudah iNews.id rangkum pada Kamis (9/12/2021):

Profil Biodata Greysia Polii

Nama lengkap: Greysia Polii

Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 11 Agustus 1987

Usia: 33 Tahun

Warga negara: Indonesia

Agama: Kristen

Tinggi badan: 164 cm

Berat badan: 57 kg

Pegangan raket: Kanan

Nomor: Ganda Putri

Ranking: 6 (dengan rekannya Apriyani Rahayu)

Prestasi

1. Olimpiade Tokyo: Emas (2020)

2. Kejuaraan dunia BWF: Perunggu (2015, 2018, 2019)

3. Asian Games: Emas (2014), Perunggu (2010, 2018)

4. Sea Games: Emas (2007, 2019), Perak (2005, 2007, 2009, 2013, 2019), Perunggu (2005, 2017)

Editor : Dimas Wahyu Indrajaya
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Bukti Konsistensi Pembinaan Atlet Muda

57 tahun lalu

Jadwal Indonesia Open 2026 Hari Kedua: 10 Wakil Merah Putih Siap Tanding, Ada Fajar/Fikri

57 tahun lalu

Usai Pensiun, Ini Kehidupan Baru Viktor Axelsen yang Bikin Terkejut!

57 tahun lalu

Apriyani/Lanny Tersingkir dari Malaysia Masters 2026, Kewalahan Lawan Pasangan China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal