JAKARTA, iNews.id – Permainan bulu tangkis: sejarah, teknik dasar hingga peraturan bakal dibahas tuntas dalam artikel iNews.id kali ini.
Permainan bulu tangkis sudah mendunia saat ini. Banyak atlet bulu tangkis Indonesia yang menorehkan prestasi bulu tangkis kelas dunia. Hal ini membuat bulu tangkis menjadi olahraga yang popular dan digemari oleh banyak orang Indonesia.
Dilansir dari Buku Olahraga Bulutangkis milik Aksan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Permainan bulu tangkis adalah jenis olahraga yang dapat dimainkan di lingkungan terbuka maupun dalam ruangan. Olahraga bulu tangkis melibatkan penggunaan raket dan kok sebagai peralatan utamanya yang dapat dimainkan secara individu (tunggal) atau berpasangan (ganda).
Olahraga menggunakan raket yang dimainkan oleh dua orang untuk tunggal atau dua pasangan untuk ganda dengan tujuan untuk menjatuhkan shuttlecock di daerah lapangan lawan dengan melewati atas net untuk mendapatkan poin.
Sejarah bulu tangkis tidak bisa dilepaskan dari negeri China. Negeri Tirai Bambu itu hingga saat ini termasuk negara yang memiliki prestasi mentereng di dunia bulu tangkis dunia. Atlet legendaris seperti Lin Dan, Chen Long, dan lain-lain sudah sangat akrab di telinga pecinta bulu tangkis Indonesia.
Ternyata faktor sejarah dimana bulu tangkis berasal dari China membuat China begitu berprestasi di dunia bulu tangkis saat ini. Bulu tangkis berasal dari peadaban China kuno di mana ada permainan yang disebut Jianzi yang menjadi cikal bakal bulu tangkis saat ini.
Jianzi adalah permainan yang menggunakan kaki. Pemain tidak boleh memakai tangan untuk bermain Jiaxin. Pemain harus mempertahankan shuttlecock selama mungkin di udara dalam permainan ini. Hal ini menjadi cikal bakal permainan bulu tangkis saat ini.
Permainan Jianzi pun diadopsi oleh beberapa bangsa di dunia. Sekitar tahun 1850, bangsa India mengadopsi permainan Jianzi dengan sebutan poona. Permainan ini berasal dari kota bernama Pune yang akhirnya popular.
Tentara Inggris yang saat itu menjajah India pun akhirnya ikut memainkan permainan poona ini. Tentara Inggris membawa permainan ini ke negara mereka dan disebut battledores yang sudah menggunakan net. Permainan ini pun makin digemari rakyat Inggris.
Permainan battledores ini pun digelar pertama kali di Inggris di Badminton House milik Duke de Beaufort. Badminton House ini berada di kota Gloucestershire, Inggris. Nama badminton pun mulai dikenal karena nama bangunan Badminton House tersebut yang akhirnya menjadi nama resmi permainan bulu tangkis saat ini.
Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi berdiri pada 5 Juli 1934 dengan nama awal Federasi Bulu Tangkis Internasional (IBF). Indonesia baru membuat federasi bulu tangkis (PBSI) pada 5 Mei 1951 setelah 6 tahun merdeka. Indonesia bergabung ke IBF yang kini menjadi BWF pada 1953 hingga saat ini.
Servis adalah pukulan awal yang mengawali permainan bulu tangkis. Terdapat enam teknik servis dalam permainan bulu tangkis yang perlu diperhatikan sebagai berikut:
Pukulan lob adalah pukulan yang diarahkan jauh ke garis belakang lawan. Pukulan lob juga memberikan waktu tunggu bagi kita untuk memperbaiki posisi karena shuttlecock punya waktu melayang di udara yang cukup lama.
Pukulan lob ada dua jenis. Ada overhead lob dan underhand lob. Pukulan overhead lob dilakukan di atas kepala. Sedangkan pukulan underhand lob dilakukan di bawah kepala dan diarahkan tinggi ke garis belakang lawan.
Lob juga bisa dilakukan dengan dua cara sesuai letak tangan yang dipakai. Yang pertama adalah dengan pukulan forehand. Pukulan forehand adalah memukul shuttlecock di sisi tangan yang dipakai. Yang kedua adalah pukulan backhand. Pukulan backhand adalah pukulan yang dilakukan di sisi lawan tangan yang dipakai.
Jika tangan yang dipakai main bulu tangkis adalah tangan kanan, maka sisi forehand adalah sisi kanan. Dan sisi backhand adalah sisi kiri. Begitu juga sebaliknya jika menggunakan tangan kiri untuk bermain bulu tangkis.