Francisco “Django” Bustamante juga mengaku terkejut melihat kemampuan Fajar. Dia menilai fokus menjadi keunggulan utama pebiliar cilik tersebut di usia yang sangat muda.
“Yah, Anda tahu, Fajar sangat fokus. Saya melihatnya. Jadi, jika terus berlatih, dia akan menjadi pemain bagus suatu hari nanti. Perhatikan dia. Mungkin Anda tidak pernah tahu, mungkin dalam 10 tahun dia sudah menjadi pemain bagus. Dia bermain di turnamen internasional. Anda tidak pernah tahu,” tutur Bustamante.
Bustamante juga menyampaikan pesan penting terkait mental dan sikap seorang atlet. Menurut dia, prestasi besar lahir dari kerja keras dan kerendahan hati.
“Nah, jika Anda ingin menjadi pemain bagus, Anda harus menghargai diri sendiri, dan kemudian lebih banyak berlatih, dan kemudian bersikap rendah hati kepada orang lain. Dan kemudian semua orang akan menyukai Anda. Dan Anda tidak pernah tahu, mungkin suatu hari nanti Anda akan menjadi juara dunia seperti Efren dan saya, Anda tahu,” pungkasnya.
Kemunculan Fajar Alamri di level internasional memperlihatkan potensi besar regenerasi atlet biliar Indonesia. Dukungan pembinaan berkelanjutan dinilai menjadi faktor penting agar bakat muda seperti Fajar berkembang optimal.