PBSI Siapkan Rencana Cadangan untuk Shohibul Fikri jika Cedera Daniel Marthin Tak Kunjung Pulih

Bagas Abdiel Kharis Theo
Ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri (kanan) belum bisa bermain bersama Daniel Martin yang masih cedera. (Foto: PBSI)

JAKARTA, iNews.id – Situasi ganda putra Indonesia kembali menghadapi tantangan serius. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan skenario cadangan untuk Muhammad Shohibul Fikri jika pemulihan cedera Daniel Marthin membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan.

Sebagaimana diketahui, pasangan Fikri/Daniel saat ini sedang tidak aktif bertanding lantaran Daniel mengalami cedera lutut yang cukup serius. Progres pemulihannya pun belum menunjukkan perkembangan signifikan hingga pertengahan Juni 2025 ini, membuat PBSI harus bersiap dengan berbagai kemungkinan yang ada.

Demi menjaga stabilitas dan peringkat ganda putra Indonesia di kancah internasional, PBSI telah mengajukan proteksi ranking untuk Fikri/Daniel yang saat ini mengantongi 64.185 poin. Perlindungan peringkat tersebut akan berlaku selama tiga bulan, dimulai dari 16 Mei hingga 16 Agustus 2025, sesuai regulasi dari BWF.

Namun, bila proses pemulihan Daniel tidak membuahkan hasil maksimal hingga batas waktu yang ditentukan, maka kemungkinan besar duet Fikri/Daniel akan absen lebih lama lagi. Dalam kondisi tersebut, PBSI harus mengambil langkah cepat untuk mencari tandem baru bagi Fikri agar tetap bisa bertanding di turnamen penting.

Meski demikian, nama pengganti yang sedang dipertimbangkan bukanlah Fajar Alfian, yang memang direncanakan hanya menjadi pasangan sementara Fikri di Japan Open dan China Open 2025. Sebaliknya, nama pengganti jangka menengah atau panjang diproyeksikan berasal dari skuad ganda putra pratama.

"Setelah Indonesia Open kemarin, kami sudah berdiskusi dengan ketua umum, wakil ketua umum I, pelatih, dan semua pihak terkait. Kami menyepakati harus ada rencana cadangan untuk Fikri jika Daniel belum pulih. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada keputusan," ujar Eng Hian di Pelatnas PBSI Cipayung, Kamis (19/6/2025).

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
All Sport
19 jam lalu

Revolusi BWF Dimulai, Turnamen Super 1000 Kini 11 Hari dan Pakai Fase Grup

All Sport
2 hari lalu

BWF Resmi Rombak Total Tur Dunia 2027–2030, Pemain Hadapi Jadwal Paling Padat

All Sport
2 hari lalu

PBSI Sengaja Tak Turunkan Full Team di BATC 2026, Ini Dampaknya

All Sport
4 hari lalu

Leo/Rian Tersandung, Jepang Samakan Kedudukan atas Indonesia di BATC 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal