“Dari sisi target, saya mengapresiasi pencapaian beregu putri yang berhasil meraih medali perunggu sesuai dengan target yang dicanangkan. Penampilan apik Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan kembalinya Ester Nurumi Tri Wardoyo dengan performa yang bagus juga menjadi hal positif yang bisa menjadi penilaian dan pertimbangan kami untuk persiapan ke Piala Uber,” kata Eng Hian dalam keterangannya, Minggu (8/2/2026).
Hasil berbeda datang dari sektor putra. PBSI sejak awal memasang target final, namun langkah tim Merah Putih terhenti di semifinal. Kondisi ini membuat sektor putra masuk daftar evaluasi prioritas federasi.
“Untuk beregu putra hasil ini tentunya tidak sesuai target, karena target kami adalah mereka bisa mencapai babak final. Penampilan beberapa pemain belum sesuai harapan, tentunya ini akan menjadi evaluasi untuk mendongkrak performa beregu putra jelang Piala Thomas,” tutur Eng Hian.
Evaluasi difokuskan pada konsistensi performa pemain, kesiapan mental saat laga krusial, serta efektivitas strategi dalam format pertandingan beregu.
Eng Hian menjelaskan keputusan tidak menurunkan full team di BATC 2026 diambil secara sadar. PBSI memberi ruang lebih besar kepada pemain muda untuk merasakan atmosfer turnamen beregu internasional.