PBSI Putuskan Dua Ganda Putri Jadi Andalan Indonesia di Olimpiade 2028

Cikal Bintang Raissatria
Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi. (Foto: PBSI)

Menurut Karel, chemistry Apriyani/Fadia belum kembali seperti sebelumnya, sehingga keputusan akhir mengenai keberlanjutan pasangan itu belum dapat diambil. Dia memastikan diskusi bersama Nitya Krishinda Maheswari wajib dilakukan sebelum hasilnya disampaikan kepada Kabid Binpres PBSI, Eng Hian.

"Saya akan meeting dulu bersama Nitya. Mereka baru main beberapa turnamen, jadi kami bicarakan dulu sebelum disampaikan ke binpres kalau ada rencana baru. Untuk sementara belum ada keputusan," ujarnya.

Apriyani/Fadia menutup musim dengan tampil di Australian Open Super 500 sebelum mundur dari tiga turnamen beruntun: Syed Modi International, Guwahati Masters, dan Odisha Masters. Lanny/Tiwi dijadwalkan tampil di Astana International Challenge pada Desember 2025 sebagai bagian dari proses evaluasi performa mereka.

Dengan komposisi baru dan proyeksi yang lebih terarah, sektor ganda putri Indonesia memasuki fase penting untuk memastikan kekuatan terbaik jelang Race to Olympic 2028.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
All Sport
11 menit lalu

BWF Resmi Rombak Total Tur Dunia 2027–2030, Pemain Hadapi Jadwal Paling Padat

All Sport
14 jam lalu

PBSI Sengaja Tak Turunkan Full Team di BATC 2026, Ini Dampaknya

All Sport
2 hari lalu

Hasil Semifinal BATC 2026: Rachel/Febi Tumbang, Korsel Ungguli Indonesia 2-0

All Sport
4 hari lalu

Hasil BATC 2026: Rachel/Febi Menang Dramatis, Indonesia vs Jepang 1-1

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal