“Yang terpenting pelatih harus punya standarisasi dalam pengiriman ke turnamen, bagaimana persiapannya, kondisinya siap atau tidak, jangan hanya ikut kata pemainnya yang mau turun di turnamen tanpa dasar dan persiapan yang bagus,” ucap Eng Hian menambahkan.
Ia juga menyayangkan dari laporan evaluasi yang diterima PBSI, banyak masalah yang berulang tanpa ada perubahan signifikan. Menurutnya, program pembinaan harus adaptif dan ditindaklanjuti dengan tindakan nyata, bukan hanya evaluasi rutin di atas kertas.
“Dari hasil evaluasi di setiap tournament, permasalahannya tidak jauh dari hal-hal itu saja. Berarti belum ada perubahan program dari hasil evaluasi yang dilaporkan,” tutup Eng Hian.