Di sisi lain, Bagas Maulana kini dipasangkan dengan Muh Putra Erwiansyah. Kombinasi ini dinilai memiliki potensi saling melengkapi di lapangan.
“Putra memiliki keunggulan di permainan depan dan kemampuan playmaker, yang diharapkan bisa mendukung Bagas yang kuat di area belakang,” ujarnya.
PBSI akan menguji kedua pasangan baru tersebut dalam beberapa turnamen internasional. Mereka dijadwalkan tampil di Thailand, Malaysia, dan Indonesia sebagai tahap awal evaluasi.
Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade atau Race to Olympic. PBSI ingin memperkuat kedalaman skuad ganda putra agar tetap kompetitif di level dunia.
Saat ini, Indonesia sudah memiliki pasangan papan atas seperti Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin. Namun, kebutuhan akan pasangan pelapis yang kuat tetap menjadi prioritas.
“Tugas kami adalah menyiapkan pasangan pelapis yang juga mampu bersaing di papan atas. Kami berharap kombinasi seperti Rian/Rahmat, Leo/Daniel, Bagas/Putra, serta Devin/Fathir dapat terus berkembang dan menembus level elite dunia,” katanya.