Alwi menjelaskan situasi makin menegangkan saat dia mempertanyakan kondisi shuttlecock yang dinilai sudah rusak. Respons wasit dinilainya cukup keras.
“Dia sangat-sangat menekankan 25 detik. Tadi saya sempat bertanya ke wasit, ‘ini shuttle-nya sudah rusak’, terus dia bilang, ‘mau (lanjut) main apa saya (beri) kartu?’,” katanya.
Tekanan tersebut sempat memancing emosi Alwi. Beruntung, kehadiran pelatih Indra Wijaya di sisi lapangan membantu dia tetap tenang dan kembali fokus ke permainan.
“Waduh takut juga kan saya. Nanti daripada rugi. Tapi Alhamdulillah, meski saya sempat terpancing, Ko Indra bantu arahin saya. Ya anak muda lah pasti, jadi agak nafsu,” ucap Alwi.
Di luar situasi tersebut, Alwi tetap mampu menjaga performa. Dia mengakui kondisi fisiknya belum sepenuhnya ideal, namun semangat bertanding menjadi pembeda.