Selama dua hari penyelenggaraan Bike To Care 2023, kondisi cuaca Lombok tidak dapat diprediksi. Sepanjang perjalanan cuaca mendung dan disertai rintik hujan sesekali, hingga tiba pada saat mendekati finish, cuaca pun semakin kurang bersahabat dan turun hujan dengan angin kencang. Hujan dan angin tersebut sangat berisiko untuk keselamatan para pesepeda karena dapat menganggu kayuhan sepeda mereka.
Namun, selama dua hari penyelenggaraan disertai cuaca tak menentu tersebut, semua pesepeda aman hingga sampai titik finish paling akhir. Segala rintangan tersebut mampu mereka lewati dengan satu tujuan yaitu mengantarkan donasi dari para donatur kepada anak-anak yang berada dalam asuhan SOS Children’s Villages Indonesia.
Di antara para pesepeda yang luar biasa, juga turut berpartisipasi Soraya Larasati berserta suami Dony Amaldi, Natascha Ule, Chaidir Akbar, serta Dani Chika berserta istri Ayu Octavia. Mereka berhasil menyelesaikan rute Bike To Care 2023 Lombok Loop demi pemenuhan hak-hak dasar bagi anak Indonesia. Mereka juga bersama-sama dengan para pesepeda yang bergabung ikut serta menggalang donasi dan mempromosikan kegiatan Bike To Care agar lebih banyak #PejuangAnak yang ikut mengambil peran demi misi kebaikan ini.
“Pertama kalinya kami menyelenggarakan Bike To Care 2022 secara offline, kami melihat antusias para peserta yang luar biasa. Ketiga kalinya kami menyelenggarakannya, ternyata antusias peserta masih tetap membara. Saya mewakili SOS Children’s Villages sangat bangga dan berterima kasih kepada para pesepeda, donatur, dan mitra, baik korporasi dan media yang telah memberikan dukungannya sehingga kami berhasil menggelar acara olahraga amal, Bike To Care 2023. Dengan berakhirnya acara ini, kami bisa melihat bahwa kepedulian masyarakat akan pemenuhan hak-hak anak Indonesia sangatlah tinggi," ujar Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages di Indonesia.
Dia juga berharap semoga di kemudian hari SOS Children’s Villages bisa terus menyelenggarakan acara amal inspiratif yang dapat mengajak lebih banyak masyarakat Indonesia untuk berbagi demi masa depan anak-anak yang telah kehilangan maupun berisiko kehilangan pengasuhan orang tua.