“Pertama puji Tuhan apa yang sudah dan mau diterapkan berjalan dengan baik hari ini. Memang di gim kedua akhir ada sedikit turun temponya tapi secara keseluruhan cukup oke,” ujar Jonatan, dikutip dari rilis resmi PBSI.
Dia mengaku tidak melakukan banyak perubahan strategi dibanding pertemuan sebelumnya di Hylo Open. Jonatan hanya berusaha mengingat pola permainan yang efektif saat menghadapi lawan yang sama.
“Tidak ada yang terlalu diubah dari pertemuan tahun di Hylo Open jadi coba mengingat-ingat saja apa yang dilakukan saat itu,” tuturnya.
Jonatan menegaskan keputusannya tampil di Malaysia Masters 2026 didorong kebutuhan mengumpulkan poin ranking dunia dan poin menuju BWF World Tour Finals 2026.
“Turun di Malaysia Masters memang pertimbangannya adalah poin, baik itu poin ranking dan poin World Tour Finals yang harus didapat. Jadi saya rasa tidak masalah untuk turun di sini walaupun ada Singapura dan Indonesia Open setelahnya,” katanya.
Meski datang dengan target penting, Jonatan belum ingin memikirkan hasil akhir terlalu jauh. Dia memilih fokus menjalani setiap pertandingan.
“Kita juga belum tahu hasilnya apa, lihat saja ke depan,” ungkapnya.