Menpora Tegas Larang Praktik Bajak Atlet jelang PON 2028

Cikal Bintang Raissatria
Menpora Erick Thohir. (Foto: iNews/Cikal Bintang)

Dia juga menyoroti pentingnya kesesuaian antara cabang olahraga yang dipertandingkan dengan kemampuan anggaran daerah. Menurutnya, perencanaan yang tidak tepat bisa membuat pelaksanaan PON menjadi tidak efektif.

“Jangan sampai semua nomor dipertandingkan tapi anggarannya tidak tersedia,” ujar Erick.

Dalam waktu dekat, Kementerian Pemuda dan Olahraga akan berkoordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Pertemuan itu akan membahas penyamaan persepsi terkait aturan PON 2028, termasuk penentuan cabang olahraga.

Erick juga meminta daerah lebih selektif dalam menentukan cabang olahraga yang akan dikembangkan. Fokus pada potensi dan fasilitas yang sudah dimiliki dinilai lebih realistis untuk membangun prestasi jangka panjang.

PON XXII 2028 sendiri akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), serta DKI Jakarta sebagai provinsi pendukung. Pemerintah ingin memastikan ajang ini berjalan dengan perencanaan matang sejak awal.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Timnas Indonesia Akan Tambah Naturalisasi Lagi? Erick Thohir Buka Suara

57 tahun lalu

PON 2028 Digelar Di NTB–NTT, Jakarta Turun Jadi Kekuatan Pendukung Utama

57 tahun lalu

PON 2028 Dipastikan Tanpa Venue Baru, Pemerintah Genjot Efisiensi Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal