Jika Ribka/Fadia sukses menembus babak perempat final, maka mereka kemungkinan bisa melawan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan yang merupakan pasangan nomor satu dunia. Tentu saja ini menjadi tantangan yang sulit bagi mereka untuk melaju sampai babak final.
Sementara bagi Ana/Tiwi, mereka harus berjuang lebih dulu di babak pertama melawan pasangan Prancis, Margot Lambert/Anne Tran. Jika menang, mereka sudah ditunggu oleh unggulan 14 asal Thailand, Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai.
Andai kata Ana/Tiwi sukses mengalahkan pasangan Thailand itu, besar kemungkinan mereka akan berhadapan dengan Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva yang merupakan unggulan delapan dari Bulgaria. Rintangan Ana/Tiwi semakin susah jika berhasil menembus babak perempat final. Sebab, bukan tidak mungkin mereka akan bertemu pasangan dua dunia dari Jepang yaitu Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.
Sektor ini diisi oleh tiga pasangan yaitu Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, dan Zachariah Josiahno Sumanti/Herdiana Julimarbela. Bagi Rinov/Pitha dan Rehan/Lisa, mereka berhasil melaju ke babak kedua. Namun untuk Zacha/Bela, mereka masih harus menantang pasangan anyar Denmark, Mikkel Mikkelsen/Rikke Soby.
Rinov/Pitha dan Rehan/Lisa berada di pool atas. Sementara Zacha/Bela berada di pool bawah. Peluang terciptanya All Indonesia Final memang bisa. Namun, kemungkinan itu cukup sulit untuk terealisasikan mengingat mereka akan bertemu pasangan hebat dunia.