Loudry menyambut positif apabila Megawati benar-benar hadir di Korea Selatan. Menurut dia, dukungan langsung dari salah satu pemain terbaik Indonesia itu dapat memberikan dorongan moral bagi para pemain Timnas Voli Putri Indonesia.
Dia menjelaskan nama Megawati memang tidak masuk dalam daftar pemain yang dikirim PBVSI untuk menghadapi laga uji coba tersebut. Meski begitu, keberadaan Megawati sebagai penonton tetap akan disambut dengan tangan terbuka.
"Dari daftar pemain yang kami kirim ke Korea, nama Mega memang tidak ada di timnas. Tapi kalau Mega datang ke sana (untuk menonton) kami bersyukur," katanya.
Megawati diketahui telah mengumumkan mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia pada April 2026. Kendati demikian, PBVSI belum menutup peluang jika pemain berusia 26 tahun tersebut suatu saat ingin kembali membantu tim nasional.
Loudry menegaskan Megawati masih memiliki peran penting untuk perkembangan Timnas Voli Putri Indonesia. Dia bahkan membuka kemungkinan Megawati bergabung dalam berbagai kapasitas selama kondisi fisiknya tetap prima.
"Bagaimanapun dia masih bisa bergabung dengan kami. Entah sebagai sparring partner atau apapun. Yang penting dia dalam kondisi fit karena masih bisa jadi andalan di tim putri," ucapnya.
Rangkaian uji coba melawan Korea Selatan diharapkan menjadi bagian penting dari persiapan Timnas Voli Putri Indonesia menghadapi agenda internasional berikutnya. Dukungan dari Megawati, meski hanya dari tribun penonton, berpotensi menjadi suntikan semangat tambahan bagi Skuad Merah Putih.