Markis Kido Meninggal Dunia, Sang Ibu: Hidup dan Mati Dia di Lapangan

Reynaldi Hermawan
Pebulutangkis legendaris Indonesia Markis Kido (Foto: Istimewa)

Markis Kido layak disebut legenda bulutangkis dengan segala prestasi yang ia sudah torehkan untuk Merah-Putih. Oleh karenanya, PBSI berharap suri tauladan pria kelahiran 11 Agustus 1984 itu menjadi inspirasi para penerusnya.

Pebulutangkis legendaris Indonesia Markis Kido. (Foto: Instagram @yuni.kartika73)

"Dengan prestasi besar seperti juara dunia 2007 di Kuala Lumpur, medali emas Olimpiade Beijing 2008, dan emas Asian Games 2010 Guangzhou bersama Hendra Setiawan, nama Kido begitu harum di pentas dunia. Kami keluarga besar bulutangkis Indonesia dan PBSI ikut berduka cita dan merasa kehilangan besar dengan berpulangnya Markis Kido," tutur Agung.

"Semoga suri teladan, semangat juang, prestasi besar, dan etos kerja yang telah ditunjukkan Markis Kido selama ini, bisa menginspirasi para pemain-pemain bulutangkis Indonesia untuk mengikuti jejak almarhum," pesannya.

Kido meninggalkan seorang istri, Richasari Pawestri dan dua orang putri.

Jenazah malam ini akan langsung disemayamkan di rumah duka Jalan Gemak B149, RT.003/RW.009, Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Pemakaman masih menunggu kedatangan sang istri dari Solo.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Manuver PBSI, Muhammad Rian Ardianto Resmi Duet dengan Daniel Edgar Marvino

57 tahun lalu

Tim Junior Indonesia Uji Kekuatan jelang Kejuaraan Asia Buluangkis 2026

57 tahun lalu

Anthony Ginting dan Moh Zaki Ubaidillah Batal Tampil di Macau Open 2026

57 tahun lalu

Indonesia Open 2026 Sediakan Hadiah Rp25 Miliar, Bintang Top Dunia Siap Tempur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal