Tardozzi juga menegaskan, hasil di seri pembuka tidak menentukan gelar juara dunia. Dia memilih fokus pada strategi jangka panjang dan pengumpulan poin sejak awal musim.
“Siapa pun yang menang di sini tidak otomatis menjadi juara dunia. Musim masih sangat panjang, dan yang terpenting adalah mengumpulkan poin terlebih dahulu,” kata dia.
Di luar insiden Marquez, Ducati mengaku sangat puas dengan performa motor Desmosedici GP26. Evaluasi komponen yang sebelumnya diuji di Sepang kembali dikonfirmasi di Buriram dengan hasil positif.
Tardozzi menyebut banyak komponen pilihan pebalap terbukti efektif, terutama pada sektor aerodinamika dan sasis. Ducati juga membawa perangkat belakang anyar yang dinilai mendukung stabilitas dan kecepatan motor.
“Kami cukup senang karena banyak hal terkonfirmasi. Perkembangan motor dengan komponen tersebut berjalan sesuai harapan, dan kami puas dengan hasilnya,” ujar Tardozzi.
Dengan modal tersebut, Ducati tetap menempatkan Marquez sebagai sosok utama yang harus diwaspadai para rival pada MotoGP Thailand 2026, terlepas dari drama jatuh saat tes pramusim.