“Di tikungan pertama, ketika saya melihat Marco ada di sisi dalam, saya melepas rem dan melebar. Saya tidak ingin ada masalah di tikungan pertama,” ujar Marquez, dikutip dari Crash, Minggu (24/8/2025).
“Kemudian di tikungan kedua, saya kira dia akan melaju lebih cepat. Faktanya, dia tetap di gigi satu, dan saya menyenggolnya,” sambungnya.
“Untungnya bagi kami berdua, saya bisa menyelamatkan diri dari crash, dan dia bisa melanjutkan balapan. Sejak saat itu, jalannya balapan sedikit berubah,” ungkapnya lagi.
Meski sempat terganggu insiden tersebut, Marquez tak panik. Dia hanya menunggu saat yang paling tepat untuk menyerang Bezzecchi—strategi yang terbukti efektif.
“Ketika saya melihat ban belakang soft milik Bezzecchi mulai menurun, sedangkan saya menggunakan medium, saya mulai menyerang. Ritme saya sangat bagus, saya mengalir dengan baik di lintasan,” ucap Marquez.
Dengan kemenangan ini, Marc Marquez kini makin menjauh di puncak klasemen sementara MotoGP 2025. Ia telah mengoleksi 455 poin, unggul 175 poin atas sang adik, Alex Marquez, yang menempati posisi kedua.