Marc Marquez menegaskan kesiapan mentalnya masih sangat tinggi. Namun dia menyadari tubuh memiliki batas yang tidak bisa dilawan.
“Saya harus memahami kondisi tubuh saya setiap tahun, karena secara mental saya seperti roket,” tambahnya.
Selain membahas karier, Marc Marquez juga menyinggung kehidupan pribadinya. Dalam beberapa bulan terakhir, dia mengungkap keinginan untuk menjadi seorang ayah.
Meski demikian, dia mengaku tidak ingin anaknya kelak terjun ke dunia balap motor karena beban besar yang akan menyertai nama keluarganya.
“Saya tidak menginginkannya,” kata Marc Marquez.
“Saya memikirkan mereka, dan tanpa sadar saya berkata, ‘kasihan anak laki-laki atau perempuan itu’. Warisan saya akan menjadi beban besar,” sambungnya.