Usai insiden, Marc berjalan menuju pit dengan raut kecewa. Dia kemudian bertemu dengan manajer Ducati, Gigi Dall'Igna, dan langsung mengakui kesalahannya.
"Maaf, saya salah," kata Marc Marquez dikutip dari Crash, Kamis (30/4/2026).
Dia menjelaskan kehilangan kendali terjadi secara tiba-tiba saat mencoba meningkatkan kecepatan.
"Begitu saya tancap gas, saya langsung kehilangan kendali," lanjutnya.
Marc menegaskan tidak ada faktor teknis yang bisa dijadikan alasan. Dia menganggap insiden tersebut murni kesalahan pribadi.
"Ada kalanya saya mengerti mengapa saya mengalami kecelakaan. Tapi tidak hari ini, saya tidak mengerti apa yang terjadi," tuturnya.
"Di lap kedua, Anda tidak boleh mengalami kecelakaan seperti itu," sambungnya.
Meski gagal finis, Marc Marquez tetap mengambil sisi positif. Dia merasa memiliki kecepatan yang kompetitif sepanjang akhir pekan.