Keduanya sempat menjadi rekan setim pada periode 2008–2010, sebelum Rossi hengkang ke Ducati selama dua musim.
Menurut Lorenzo, ia tidak setuju dengan keputusan Yamaha membawa Rossi kembali, terutama karena performa The Doctor saat itu sedang menurun.
“Saya adalah raja Yamaha saat itu. Saya telah memberi mereka dua gelar juara dunia terakhir, dan Valentino Rossi sedang berada di titik terendah,” tutur Lorenzo.
“Saya bisa saja mengatakan ingin terus bersama pembalap lain sebagai rekan setim, tetapi saya tidak melakukannya,” sambungnya.
Meski sempat ada ketegangan, keduanya akhirnya bekerja sama dalam satu tim lagi. Namun, situasi tak pernah benar-benar damai, terutama ketika persaingan mereka kembali memuncak pada musim MotoGP 2015.