“Karena waktunya cuma beberapa hari, latihan pertama ini intensitasnya sudah langsung dinaikkan. Tidak menunggu besok atau lusa. Jadi tadi harus dipaksakan agar ke depan kondisinya lebih siap,” ujarnya.
Imam menjelaskan fokus utama latihan ada pada akurasi pukulan dan ketahanan fisik. Dua aspek ini dinilai krusial untuk menghadapi pertandingan di level tinggi.
“Pematangan dari segi teknik dan akurasi pukulan jadi fokus utama. Selain itu, faktor fisik juga terus dijaga dari sekarang sampai pertandingan dimulai,” tuturnya.
Pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari juga merasakan pentingnya latihan perdana ini. Mereka menilai sesi awal menjadi momentum untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah perjalanan panjang.
“Alhamdulillah setelah perjalanan panjang dari Jakarta, hari ini kami bisa mulai latihan dalam kondisi sehat. Latihannya langsung di-gas sambil menyesuaikan kondisi di sini,” ujar Febriana.