Axelsen kemudian gantian menghajar pemain ranking enam dunia itu di semifinal. Dia menilai kekuatan fisik dan mental menjadi kunci keberhasilannya menjadi pemain tersukses di ajang WTF.
“Saya pikir mungkin pada tahun 2017 saya juga kalah darinya di grup dan akhirnya memenangkan pertemuan berikutnya. Beruntung saya berhasil lolos ke semifinal,” tutur Axelsen.
“Di turnamen ini, jika benar-benar tangguh secara fisik dan mental, Anda bisa mendapatkan kesempatan kedua. Saya berhasil memaksimalkannya dan bangga akan hal itu,” ucapnya.