Oma Gill menilai faktor X tersebut terlihat jelas dalam penampilan Raymond/Joaquin sepanjang Australia Open 2025. Dia menegaskan pasangan muda ini memiliki bakat besar yang belum tentu dimiliki pasangan debutan lain pada usia mereka.
“Semua memiliki sesuatu yang ekstra. Sesuatu yang tidak bisa saya jelaskan atau definisikan, tetapi dapat saya rasakan secara nyata, sesuatu yang istimewa dan berbeda dibandingkan talenta muda lainnya. Saya merasakan hal yang sama ketika menyaksikan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin memenangkan Australia Open 2025 baru-baru ini,” ujarnya.
Raymond/Joaquin juga menyita perhatian karena torehan prestasinya yang tak biasa. Mereka meraih enam gelar dari 12 turnamen yang mereka ikuti, termasuk gelar debut di turnamen berlevel Super 500 yang menandai lompatan besar dalam karier mereka.
“Mereka jelas merupakan individu yang sangat berbakat, memiliki teknik yang bagus, dinamis, berani, dan agresif, membuat mereka sangat menarik untuk ditonton. Dan tak diragukan lagi, mereka telah memulai perjalanan pasangan ini dengan cara yang luar biasa. 6 gelar dari 8 final dalam 12 turnamen pertama mereka bersama, termasuk gelar di Sydney saat tampil untuk pertama kalinya di turnamen Super 500 dalam BWF World Tour,” tambahnya.
Meski demikian, Oma Gill mengingatkan bahwa perjalanan pasangan muda ini belum sepenuhnya diuji oleh tekanan sebagai bintang. Dia menyebut Raymond/Joaquin masih merasakan kebebasan sebagai debutan sehingga bisa bertanding tanpa beban.